Berita

Ayo Kerjakan Proyek Pakaian & Perawatan Pribadi Anda Berikutnya

Lima jenis pakaian yang tidak boleh dicuci dengan mesin cuci

Lima jenis pakaian yang tidak boleh dicuci dengan mesin cuci

Cara mencuci pakaian yang benar tidak hanya penting untuk melindungi pakaian, tetapi juga untuk mesin cuci itu sendiri. Meskipun mesin cuci dapat menangani dan membersihkan banyak jenis kain pakaian, beberapa jenis kain tetap memerlukan perhatian khusus. Untuk jenis kain tersebut, sebaiknya hindari mencuci dengan mesin atau berikan perawatan khusus. Sebelum memasukkan kain apa pun ke dalam mesin cuci, sebaiknya periksa label perawatan pakaian tersebut. Jika tidak ada label atau labelnya sudah pudar, sebaiknya Anda merujuk pada saran ahli atau mencari rekomendasi perawatan yang sesuai dengan jenis kain tersebut. Hal ini akan melindungi pakaian dan mencegah pakaian rusak serta mesin cuci rusak.


Berikut enam jenis kain khusus yang perlu diwaspadai:


  1. Kain yang indah

    Sutra, renda, kasmir, dan kain halus lainnya memerlukan perawatan khusus dan harus dicuci dengan tangan atau dicuci kering. Kain-kain ini dapat dengan mudah rusak oleh putaran mesin yang kuat, air panas, atau deterjen saat dicuci dengan mesin. Kain-kain ini dapat menyusut, berubah bentuk, sobek, memudar, dan kehilangan tekstur lembutnya.

  2. Kain yang sangat kotor

    Untuk kain yang sangat kotor karena lumpur, debu, banyak bulu, dsb., perlu dilakukan pra-perawatan sebelum memasukkannya ke dalam mesin cuci. Langkah ini sangat penting. Hal ini tidak hanya meningkatkan kemungkinan terjadinya noda, tetapi juga mencegah terjadinya noda pada pakaian lain. Jadi, jika pakaian relatif kotor, singkirkan terlebih dahulu kotoran yang besar, lalu rendam dalam air dengan larutan deterjen selama 20 menit, lalu masukkan ke dalam mesin cuci bersama butiran deterjen. Dengan demikian, kotoran pada pakaian dapat dihilangkan dengan lebih baik.

  3. Pakaian yang hanya bisa dicuci kering

    Jangan sekali-kali mencoba mencuci pakaian yang bertanda "hanya boleh dicuci kering" di mesin cuci. Pakaian ini mungkin tidak tahan terhadap air, pengadukan, dan deterjen di mesin cuci dan harus dikirim ke tempat cuci kering untuk dibersihkan dan dirawat.

  4. Ada banyak barang-barang dekoratif

    Saat ini, banyak pakaian yang memiliki banyak logam atau payet dan manik-manik, yang dapat merusak mesin cuci. Karpet besar dan tempat tidur yang berat serta barang-barang berat lainnya juga akan melebihi kapasitas mesin cuci biasa. Jika barang-barang ini hanya dimasukkan ke dalam mesin cuci untuk dicuci, barang-barang tersebut mungkin tidak dapat dicuci secara menyeluruh, dan deterjen akan tetap menempel pada pakaian. Oleh karena itu, jika jenis pakaian ini, disarankan untuk menggunakan mesin cuci komersial atau agen pembersih profesional untuk mencucinya.

  5. Pakaian kulit

    Pakaian berbahan kulit tidak boleh dicuci dengan mesin cuci. Sebab, kontak dengan air dan pengadukan yang kuat akan merusak tekstur permukaan dan warna kulit. Kulit mengandalkan minyak pada permukaan kulit untuk mempertahankan permukaan yang halus, tekstur yang lembut, dan warna yang kaya. Mencuci pakaian berbahan kulit dengan mesin akan menghilangkan komponen minyak tersebut, yang menyebabkan pakaian berbahan kulit berubah warna. Mengeras atau bahkan retak. Tidak hanya pakaian berbahan kulit murni, pakaian yang berhiaskan kulit, seperti beberapa pakaian olahraga dan sepatu kets berhiaskan kulit, juga tidak boleh dicuci dengan mesin. Sebaiknya pakaian tersebut dibersihkan oleh agen pembersih profesional.




Oleh karena itu, meskipun Anda menggunakan deterjen yang lebih praktis seperti deterjen bubuk, masih banyak hal yang perlu diperhatikan. Saat menggunakan deterjen ini, Anda tetap harus lebih memperhatikan label perawatan pakaian sebelum mencucinya.